Rabu, 10 Februari 2016

DRAMA KOMEDI ROMEO JULIET YANG TERTUKAR


PENULIS SKENARIO : INDRI MUTIARAP

TOKOH :
Romeo
Roseline
Juliet
Iju ( ibunya Juliet )
Iro ( ibunya romeo )
Mariam


 Pada jaman dahulu hiduplah dua orang pedagang yang saling bermusushan. Karena permusuhan itulah kedua pedagang tersebut melarang anaknya untuk saling mendekati. Namun anak dari kedua pedagang tersebut tidak saling mengenal dan mereka tidak mengetahui kedua orang tuanya bermusuhan. Hingga pada saat mereka berdua bertemu dan saling jatuh cinta. Namun setelah orang tua mereka yaitu romeo dan Juliet mengetahui bahwa orang tua mereka bermusuhan.


Take 1
Di pasar lagi jualan..
Iro          : silahkan nyonya, lihatlah barang barang berkualitas ini , saya menjual berbagai jenis perhiasan yang sangat berkualitas.
Nyonya : owh benarkah, coba saya lihat.
Iju           : nyonya nyonya, lebih baik kau membeli buku yang saya jual, itu lebih bermanfaat.
Iro          : hei, mengapa kau merebut pelangganku ?
Iju           : maaf ya saingan, dalam bisnis, cara apapun itu legal. Jadi jangan melarangku, atau aku akan…..
Iro          : ohh legalya kalau begitu,,, ( memporak-porandaka dagangan iju, tertawa setan )
Iju           : hei hei ,, mengapa kau menghancurkannya,,, ( menghancurkan barang iro, tertawa setanpula)
Iro          :  dasar kauuuuuu,,, aku akan menghancurkan bisnismu dengan……
Iju           : dengan apaa…  mana mungkin kau berani ini rasakan (melemparr buku )
Iro          : auuuuu sakit taukkk… ( membalas dengan melempar perhiasan)
Iju           : waoooowww, makasih yaa,, ( kabuurrr )
Iro          : heii dasar ,, cepat kembalikan barang dagangankuuu,,, ( mengejar iro )
Take 2
Di taman.
Rome    : maria,, bagaimana menurutmu ?
Maria    : apanya?
Rome    : lihat wanita itu, dia sangat cantik bukan
 Maria   : oh menurutku itu bagus
Rome    : oh benarkah ? lalu apakah aku harus menemuinya ?
Maria    : jangan sebaiknya kau cuci bajumu itu ?
Rome    : hah maksutmu ? ( menoleh kea arah maria )
Maria    : oke oke nanti aku telfon lagi yaa,, daaa ( menutup telepon )
Rome    : jadi daritadi kamu tidak mendengarkan apa yang aku katakan
Mariah  : hah apa ? emang kamu bicara padaku?
Rome    : lupakan.. ( berjalan menemui Juliet ), haii ( batuk )
Juli          : oh hai, ? kenapa tenggorokanmu ? keselek biji kedondong yaa?
Rome    : ohh tidakk ,,boleh aku duduk bersamamu,,
Juli          : oh silahkan,, tapiii…..
Rome    : (langsung duduk),, owhh apa ini ….
Juli          : tadi disitu ada ,,,,,,,
Rome    : oh ini. Aku tau apa yang kamu maksud. ini sangat memalukan(dalam hati),,,
Juli          : lebih baik kamu segera membersihkannya…
Rome    : haii tunggu, tapi bolehkan aku tau nama dan  nomor teleponmu ?,,
Juli          : oh iyaaa baiklah, ini (member kartu  nama), aku pergi dulu yaa..
Rome    : ooooohhh,, dadaaa,,,, ( tak sadar dia mengusapkan tangannya yg bekas pup,, ke muka,, )
Take 3
Rome    :aku ingin mengataakan perasaanku kepada juli. Sebaiknya aku telfon  dia dulu. Hallo juli…?
Juli          : oh halo rom, ada apa J
Rome    : ehm bisakah kamu menemuiku ? aku berada di taman sekarang ?
Juli          : ehm memang ada apa ?
Rome    : ehm sudah datanglah kemari ada yg ingin aku bicarakan
Juli          : oh baiklahh,,,
Sesaat kemudian Juliet datang…
Juli          : hai , maaf ya lama
Rome    : oh tidak apa
Juli          : oh iya kamu tadi ingin bicara padaku?
Rome    : Juliet , aku ingin mengatakan sesuatu padamu
Juli          : katakan saja …
Rome    : aku menyukaimu,, maukah kau menjadi kekasihku
Julii         : aku,,, ( satu jam kemudian )
Rome    : hei jawablah, ini sudah berjamjam.
Juli          : ehmm he’eh ( mengangguk )
Rome    : (jingkrak, jingkrak ) oh iya juli , besok aku ingin mengundangmu makan malam, jadi datanglah bersama dengan ibumu :D
Juli          : ehmm baiklah

Take 4
Iro          : ya ampun rose, kamu semakin cantik saja,
Rose      : ah tante bisa saja ( menepuk pundak iro)
Iro          : oh enggak kok memang kamu tambah cantik (menepuk balik )
Rose      : ah tante ( menepuk lagi )
Iro          : eh berantem yukkk,,,
Rose      : aduh tante maaf maaf,,
Iro          : iya iyaa,,, mana ya romeo, ? romeoooo ( berteriak memanggil )
Sesaat kemudiannn
Rome    : iya bundaaaaaaaaa,,, ( datang dan terkejut ) heii kamu siapa
Rose      : ah rome, jangan gitu dong aku kan calon istrimu ( ganjen )
Rome    : apaaaaa! Tidak aku tidak mau mempunyai istri sepertimu,, aku sudah punya kekasih
Rose      : apaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa! Tidak kamu tidak boleh ,,, kamu harus menikah denganku
Iro          : sudah sudah,, romeo apa maksutmu dengan kekasih
Rome    : bunda aku sudah memiliki calonku sendiri, dan aku sudah mengundangnya untuk makan malam bersama kita
Nennnot neenooott *efek suara bell*
Rome    : itu dia , akan kubukakan pintu
Juli          : haii J apakah aku terlambat J
Rome    : oh tidak masuklah, oh tante kau begitu cantikk,, senang bertemu denganmu
Iju           : oh kamu  bisaa saja,, ( memukul keras)
Rome    : auu ,, ehmm silahkan masuk
Langsung kaget
Iro & iju                : kamuuuuuuu!
Iro          : mau apa kau kemari
Iju           : jika aku tau itu anakmu aku tidak akan sudi menerima tawarannya untuk makan malam bersama
Iro          : apa jadi kamu ibu dari kekasih anakku ? aku tidak mau berbesan denganmu
Iju           : kau piker aku mau ? tidak akannn,,
Iro          : dasar kau kembalikan barang dagangankuuu.,…
Ijuuu     : auu sakiitt,, iisshhhh
Iju dan iro berantemmmmmmmmm,, lalu di lerai oleh romeo dan Juliet
Iju           : Juliet ayoo pulang,,,
Juli          : tapi mam,,, auuuu
Rome    : julliiiiii
Iro          : sudahhh sekarang kamu masuk kekakamar, mau tidak mau minggu depan kamu menikah dengan roselin
Rome    : mahh aku tidak mau
Langsung dikunciii
Take 5
Rome    : haloo mariaaa, dimana kamu bisa bantu aku untuk kabur dari rumahku tidak ?
Maria    : hahhh kabur mengapa kamu kabur?
Rome    : aku mencintai Juliet, tapi bundaku mengurungku di kandang,,, dan minggu depan aku harus menikah dengan mak lampir,, aku mohoonn
Maria    : hemmm baiklahhh,, aku akan coba,,, nanti sore aku akan kerumahmu
Rome    : terima kasih BF,, muuuaaahh
Maria    : iyuuhh jijikkkk
Sore harinya
Maria    : romeo,, sssttt ( mengendap endap) ini minumlah,, ini ramuan untuk tidur seperti orang mati,,, dan yang satu ini adalah racun,,
Rome    : hah maksutmu aku harus berpura-pura mati ?
Maria    : iyaaa kamu minum ramuan tidur itu,, maka kamu terlihat seperti orang mati,, dan letaakan racun itu disampingmu,, maka kau akan terlihat seperti orang yang bunuh diri dengan meminum racun itu,,
Rome    : ohh terima kasih mariaaaaa
 Maria   : aku harus segera pergiii,,
Rome    : tunggu, tolong sampaikan rencana ini pada Juliet dulu tolonggg,,
Maria    : baiklah,,
Romeo menjalankan rencana,, kemudian roselin datang
Rose      : ohh tidakk romeooooooooooo,,,bangunn, kita belum menikahh, plisss bangunn,, tanteeee
Iro          : ada apa ,, oh yaa ampun romeooo,,,
Lalu berita menyebar dengan cepat, dan sampai ketelinga Juliet,, sebelum maria memberitahu kenyataannya,,,
Iro          : ( menelepon maria ) , halo maria
Maria    : iya tantee,,
Iro          : ,, romeo meninggal,, cepat datanglah kemari,, bantu tante mengursi pemakamannya…
Maria    : apaaa,, tat a tapi tante ( ngomong sendiri ,, “ tapi kalau aku gak kesana , rencana ini akan terbongkar,,, bagaimana dengan julliet ) ehm baiklah tante…
Maria , roselin, sama ibu romeo,,, mengurusi pemakaman,,,
Juliet     : oh romeo,,
Rose      : haa kaamu,,, kamu telah mebuatnya matti,, padahal kan aku mau nikahh,,
Juliet     : tutup mulutmu, aku mau melihat romeo,
Rose      : heh tidak bisaa,, aku akan memberimu pelajaran
Juli          : haah,, ciaattt
Maria dan Juliet bertanding, dan Juliet menang,,, 
Juli          : hahahaa rasakann
Maria    : kamuuu,, matiiiii
Juli          : oh tidak romeo,, mengapa kamu meninggalkanku,, kita belum nikah,,, dan kamu juga pernah berjanji untuk membawaku jalan-jalan ke USA,, bangunlah,, aku mohonnn,,, romeooo ,,,, baiklah ,, jika kita tidak bisa bersatu ,, aku juga akan mengikutimu kea lam baka ( minum racun )
Rome    : ( bangun )
Juli          : oh romeo , kamu bangunnn,, ta tapi aku sudah meminum racunnya..
Rome    : haahh tidak mungkinn, cepat muntahkann,,,,
Juli          : ahh tidak bisaaaa,,, ( lalu matii)
Rome    : Juliet Juliet,,, ohh tidakk juliiieeetttt ,, ini semua salahkuu,,, aku akan menyusulmu juliet,,
(nusukin pedang)
 Mereka tetap saling mengasihi hingga akhirnya mereka mati bersama selamanya.


tamat

DRAMA KOMEDI PUTRI SALJU YANG TERTIDUR

PENULIS SKENARIO : INDRI MUTIARAP
PEMERAN :
1.       Penyihir
2.       Sekertaris penyihir
3.       Cermin ajaib
4.       Putri salju
5.       Pangeran
6.       Dayang

LATAR :
1.       DI RUMAH PENYIHIR
2.       DI HUTAN
3.       DI PINGGIR JALAN SETAPAK
4.       DI ISTANA

SINOPSIS :
                Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang penyihir cantik beserta sekertarisnya. Ia memiliki sebuah cermin ajaib yang selalu berkata jujur setiap penyihir menanyakan suatu pertanyaan. Sampai suatu ketika penyihir tersebut bertanya kepada cermin siapa wanita tercantik di dunia. Cerminpun menjawab Putri Saljulah wanita tercantik didunia. Mendengar jawaban cermin ajaibnya, penyihirpun murka. Ia menyusun rencana bersama sekertarisnya untuk melenyapkan Putri Salju. Namun rencana untuk melenyapkan putri saljupun gagal karena ramuan yang dibuat penyihir hanya berhasil membuat putri salju tertidur. Pada saat putri salju tertidur ia diselamat oleh seorang pangeran.

BABAK 1:
( Di rumah penyihir )
Penyihir : sekertaris dimana kamu ? cepat kemari
Sekertaris : iya tuanku, ada yang bisa aku bantu ?
Penyihir : aku bosan selalu membuat ramuan, belikan aku hape dong , biar bisa kugunakan untuk browsing, chatting, fban, twitteran, Yman, dan yang lainnya agar aku tidak bosan.
Sekertaris : tapi tuanku
Penyihir : argh gak ada tapi-tapian, cepat belikan!
Sekertaris : ( penyihir tapi kok bodo sih )
Penyihir : hei kenapa masih diam disini ?
Sekertaris : maaf tuanku, bukannya saya tidak mau membelikan, tapi inikan dongeng tuanku, mana ada yang jualan hape.
Penyihir : ooh gitu yah , ehm  ya sudah kalau begitu ambilkan cermin ajaibku.
Sekertaris : ehm baiklah tuanku
( sekertaris pun mengambilkan cermin ajaib penyihir )
Sekertaris : ini tuanku cermin ajaibnya
Penyihir : mana mana , berikan padaku , sekarang kamu pergi sana ! kamu pergi kehutan untuk berburu ubur –ubur
Sekertaris : iya tuanku , ehh kok ubur – ubur ada dihutan tuanku ?
Penyihir : aduh banyak tanya ,masih mending aku suruh berburu ubur-ubur daripada ikan lele
Sekertaris : ehhhhhhhh tambah parah , baiklah tuanku
( sekertarispun pergi kehutan untuk berburu ubur-ubur sesuai yang diperintahkan majikannya, dan penyihirpu mulai asyik dengan cermin ajaibnya )
Penyihir : hai cermin apa kabar?
Cermin : buruk kabar
Penyihir : loh kok buruk ?
Cermin : suka suka aku dong mau bilang apa
Penyihir : loh , kok kamu jadi galak sih, aku banting baru tau rasa
Cermin : jangan jangan ampun ampun
Penyihir : nah gitu dong yang sopan , jangan kayak orang gak pernah sekolah
Cermin : kan emang aku gapernah sekolah
Penyihir : owh iya ya lupa   hehehee , owh iya min aku mau nanyak nih
Cermin : nanya apa hir ?
Penyihir : 1 + 1 sama dengan berapa ?
Cermin : gapernah sekolah ya , 1 + 1 aja gak tau !  jawabannya 3 tauk
Penyihir : owh 3 ya hehehee , tapi kalo hatiku tambah hatimu jadi berapa ?
Cermin : penyihir gila ! sejak kapan cermin punya hati ,
Penyihir :  ya maaf min, yaa maklumlah  penyihir terhebat dan tercantik  seperti aku ini terlalu sibuk memikirkan hatimu.
Cermin : aduh GR sekali sih , wanita tercantik didunia itu putri salju tauk
Penyihir : apa!!!! Siapa dia ? berani-beraninya menandingi kecantikanku !
Cermin : dia itu putri yang terbuang, dia sekarang tinggal ditengah hutan kopi dibelakang rumah kita .
Penyihir : kurang sopan kenapa dia tidak melapor padaku, jadinyakan  aku tidak meminta pajak padanya.
Cermin : dasar penyihir matre , kita kan lagi bahas kecantikan putri salju
Penyihir : owh iya ya aku lupa , aku harus melenyapkan putri salju dari hutan kopi dibelakang rumah  kita.
( penyihir pun mengatur rencana bersama dengan sekertarisnya mereka berencana meracuni putri salju )
Penyihir : sekertaris , ambilkan aku jahe, kunyit , asem, garem , gula , daun jeruk , terasi, bawang merah, bawng putih, merica, micin, dannn...............................
Sekerteris : tunggu tunggu tuanku, kita mau bikin ramuan apa mau jualan bumbu dapur sih ??
Penyihir : aduh cerewet ! cepat ambilkan, daripada kamu yang aku masak !
Sekertaris : iya baiklah tuanku.
( Berjalan menuju lemari bahan )
Sekertaris : aduh yang mana ini bahannya ? ( mengambil bahan yang salah ) ah mungkin yang ini ( bergegas mengambil bahan – bahan dan memberikannya kepada nenek sihir ) ini tuanku .
Penyihir : bagus sini berikan padaku
( beberapa saat kemudian)
Penyihir : akhirnya selesai juga ramuanku , sekertaris ambil bakpao itu, aku akan tetesi bakpao itu dengan ramuanku.
Sekertaris : ini tuanku .
( Penyihirpun menetesi bakapao )
Sekertaris : lalu kapan tuanku akan memberikan bakpao tersebut ?
Penyihir : malam ini,kita akan memberikannya
(Penyihirpun menyamar dan pergi kerumah putri salju yang berada di tengah hutan kopi. )
Babak 2
(Di hutan )
Penyihir : perrmisi , haalooo spada speda spidi , any body home .
Putri : iya iya sabar , aku lagi diatas pohon nih.
( bruuuugggss  terdengar suara putri salju yang jatuh dari atas pohon )
Penyihir : au sakit yah kasian deh, eh maaf maaf sini sini aku bantu
Putri : aduh terimakasih yaa ,, oh iya kamu siapa ?
Penyihir : namaku petik singkatan dari penyihir cantik,  aku tadi tersesat, rumahku ada diujung jalan setapak  tapi aku lupa bawa peta jadi gatau deh mau kemana, ehm apakah kamu bisa bantu aku menuju jalan setapak ?
Putri : oh nama kamu petik , ehm tapi gimana ya pekerjaan rumahku belum selesai, besok harus dikumpul .
Penyihir : pekerjaan rumah ? maksutmu pr ? memangya di dongeng ada pr ya ?
Putri : eh maksutnya pekerjaan rumah  seperti masak, nyuci, nyapu, ngepel, dan masih ada yang lainnya
Penyihir : kamu itu putri apa pembantu sih
Putri : ya maklum belum ada yang mau jadi pembantuku
Penyihir : yasudahlah tapi tolong ya bantu aku menuju jalan setapak
Putri : ehm yasudahlah yuk mari aku antar
( putri salju pun mengantar penyihir menuju jalan setapak )

BABAK 3
( di jalan setapak )
Putri : oh iya petik, kenapa kamu bisa tersesat tadi ?
Penyihir : oh tadi aku sedang berburu  kelinci percobaan , tapi kelinci tak dapat aku tersesat
Putri : owh begitu rupanya, nah petik lihat itu jalan setapak
Penyihir : mana mana ? aku tidak melihatnya, aduh dimana sih ?
Putri : hai , lihat kebawah , bukannya kita sudah berada di jalan setapak
Penyihir : oh ya ampun maaf , aku tidak melihatnya
Putri : baiklah kita sudah sampai aku tinggal pulang ya
Penyihir :  terimakasih banyak ya , oh iya aku punya sesuatu untukmu ( mengeluarkan bakpao ) ini untukmu sebagai ucapan terimakasihku
Putri : aduh tidak usah repot repot ( langsung merebut ) kebetulan sekali aku lapar
Penyihir : gak usah repot – repot tapi langsung dirampas , dasar rakus
( putri salju memakan bakpao tersebut dan beberapa saat kemudian dia terjatuh dan tertidur )
Penyihir : hahahhahahaa , akhirnya wanita yang menyaingi kecantikankupun tewas , dan tak ada satu wanitapun yang bisa menandingi kecantikanku lagii hahahhahahha
Sekertaris : tuanku tuanku , ( terengah – engah karena berlari )
Penyihir : hey ada apa kamu ini sudah kayak dikejar hantu aja
Sekertaris : mana mungkin , aku kan neneknya hantu tuanku,  putri salju tidak tewas tuanku !!!.
Penyihir : apaaaa!!! Maksutmu tidak tewas ?
Sekertaris : tadi bahan yang tuanku masukkan salah, itu merupakan ramuan untuk tidur selamanya bukan tewas selamanya tuanku
Penyihir : lalu bagaimana . tapi yasudahlah biarkan saja toh dia sudah tertidur untuk selamanya hahahhaaa, yasudahlah ayo kita pulang sebelum ada yang melihat kita dan disangka kita mau ngapa- ngapain dia lagi
Sekertris : baiklah tuanku
( penyihir dan sekertarisnya pergi , namun beberapa saat kemudian ada seorang pangeran yang melintasi jalan setapak bersama dayangnya )
Pangeran : dayang mengapa aku belum juga bertemu dengan wanita yang sangat cantik? Apakah ini akibat wajahku yang terlalu ganteng ?
Dayang : pangeran bukannya terlalu ganteng, tapi terlalu jelek
Pangeran : apa!! Dayang tak tau diri, apa kau tak menghargai usahaku untuk melakukan operasi plastik selama 50 kali
Dayang : maaf pangeran bukannya saya tidak mau menghargai, tapi usaha yang pangeran lakukan percuma karena plastik yang pangeran gunakan untuk operasi itukan diambil dari ember plastik, botol plastik, gelas plastik , dan bahan – bahan lainnya yang terbuat dari plastik.
Pangeran : heii tutup bibirmu jangan keras-keras dong malu didengar orang, bisa – bisa reputasiku sebagai pangeran bisa hancur
Dayang : ups maaf pangeran
( tiba-tiba pangeran melihat sesuatu )
Pangeran : hey dayang , apa itu ?
Dayang : saya kurang tahu pangeran mungkin orang gila yang sedang tidur
Pangeran : hush ayo coba kita liat
( menghampiri putri salju yang terbaring )
Pangeran : ya ampun siapa dia dayang,  cantik sekali !!, masa orang gila ada yg secantik ini
Dayang : mungkin kebanyakan hutang pangeran makanya jadi gila
Pangeran : ayo kita bangunkan dia ,
( pangeran berusaha membangunkan dia dengan berbagai macam cara namun gagal )
Pangeran : cantik – cantik kok kalau tidur kayak kebo sih , susah sekali dibangunin, dayang apa yang harus kita lakukan.
Dayang : siram aja dengan air pangeran , mungkin dia bangun
Pangeran : wah betul juga katamu, sini ambilkan aku air
( dayang mengambilkan air )
Pangeran : oh tuhan kenapa dia tidak bangun juga ( pangeranpun pasrah dan ia bernyanyi )
(dayang menutup telinga karena suara pangeran sangat merdu merusak dunia )
Putri : hey diam jangan bernyanyi lagi suaramu itu sangat merdu
Pangeran : hey kamu sudah bangun rupanya
Putri : yaiyalah bangun sakit telingaku dengerin suaramu yang merdu
Pangeran : loh suara merdu kok telinga sakit
Putri : iya merusak dunia
Pangeran : oh ayolah, hey siapa namamu
Putri : namaku putri salju kamu siapa
Pangeran : aku pangeran negri dongeng , hey tahukah kamu aku sedang mencari pendamping yang sangat cantik, dan aku sudah menemukannya
Putri  : kamu curhat ya ?
Pangeran : biar romantis tanya dong , siapa wanita itu , gimana sih
Putri : oh baiklah , emang siapa
Pangeran : wanita itu kamu , maukah kamu menikah denganku dan tinggal di istana bersamaku
Putri : apa ! kamu serius , tapi aku
Pangeran : apa yang kamu fikirkan lagi
Putri : baiklah aku mau
BABAK 4
( istana )
Putri : dayang tolong ambilkan sepatuku,
Dayang : ini putri, ya ampun sungguh beruntung pangeran mendapatkanmu yang cantik ini.
Putri : kau bisa saja dayang, bagaimana dengan tamu undangan apakah sudah hadir semua
Dayang : sudah putri , dan sekarang mari kita mulai acaranya
( di ruang pesta )
Pangeran : putri kau sunggug cantik bersediakah kau menikah dengan ku
Putri : iya pangeran aku sangat bersedia
( bertukar cincin namun tiba penyihir datang )
Penyihir : hey tunggu , mengapa aku tidak kalian undang
Putri : petik , maaf aku lupa yasudah bergabunglah dalam pestaku


( Tamat dengan akhir bahagia )

Kamis, 23 April 2015

CORET - CORET BERKARYA

Sekedar coretan tak bermanfaat namun bernilai dan sangat berharga . 😊😊

Rabu, 01 April 2015

PASCAL (MATRIKS)

MEMBUAT MATRIKS DENGAN TURBO PASCAL :) 

Demi tugas dan rasa sayangku kepada pemburu materi.
Indahnya Berbagi :)


CONTOH PROGRAM BENTUK MATRIK

program matriks;
uses wincrt;
var
x:array[1..100,1..100] of integer;
a,b,i,j:integer;
begin
write('banyaknya kolom = '); read(a);
write('banyaknya baris = '); read(b);
 writeln('tulis kebawah sebanyak baris kali kolom');
for i:=1 to b do
for j:=1 to a do
readln(x[i,j]);
writeln('bentuk matriknya : ');
for i:=1 to b do
begin
for j:=1 to a do
write(x[i,j],' ');
writeln;
end;
end.